BEKASI – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi meminta agar Dinas Pendidikan meliburkan sekolah-sekolah selama dua pekan. Hal itu dikatakan menyusul rekomendasi yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO yang memberikan perhatian serius terhadap kasus Covid-19 di Indonesia.
“Salah satu tindakannya adalah opsi containment atau menahan sementara waktu, yakni meliburkan sekolah, membatalkan pertemuan dalam jumlah besar dan menghindari perjalanan ke tempat umum,” ujar Sardi, Sabtu (14/3).
Menurut Sardi, apabila siswa diliburkan, maka pemerintah memiliki kesempatan untuk melakukan sterilisasi melalui penyemprotan desinfektan.
“Apalagi sekarang banyak sekolah yang sudah menyelesaikan ujian, itu memudahkan penyemprotan desinfektan,” imbuhnya.
Sardi jelaskan, saran mengikuti anjuran WHO bukan dimaksud menciptakan kekhawatiran berlebih kepada masyarakat. Namun, sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan.
“DPRD menilai keselamatan dan kesehatan masyarakat perlu dilindungi. Sehingga, meliburkan sekolah dalam rangka mengantisipasi adalah tindakan preventif,” jelas Sardi.
Sardi juga menegaskan bukan hanya kegiatan belajar, tetapi aktifitas seperti outing class yang memacu keramaian juga harus dihentikan.
“Ini harus dipertimbangkan baik Dinas Pendidikan maupun pihak sekolah,” jelasnya. (adv)
(son)












Komentar