oleh

Rapat Paripurna HUT Kota Bekasi 23, Walikota dan Ketua DPRD Potong Tumpeng

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menggelar Sidang Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Bekasi ke-23. Pemotogan tumpeng sebagai simbolis Hari Jadi Kota Bekasi diwakili Walikota Rahmat Effendi dan Ketua DPRD Chairoman J. Putro.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi memaparkan tema HUT Kota Bekasi ke 23, yakni tersedianya sarana dan prasarana yang memadai menuju masyarakat Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera dan Ihsan di Kota Bekasi.

Dengan tema ini, kata Walikota, diharapkan bisa melanjutkan tahapan yang telah dirintis pada tahap pertama sebagai upaya penyediaan prasarana dan sarana bagi masyarakat.

“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin mengoptimalkan potensi anggaran yang ada, baik berasal dari anggaran belanja daerah, anggaran bantuan Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta, bantuan Pemerintah Pusat, serta potensi lain yang ingin berkontribusi terhadap pembangunan,” terang Rahmat Effendi (11/3).

Rahmat Effendi memaparkan, pengendalian Belanja Daerah yang sejalan dengan peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) merupakan salah satu kinerja luar biasa dari perangkat daerah.

“Ada peningkatan PAD sebesar 21,35 %. Sejak 3 tahun terakhir, realisasi PAD pada tahun 2018 (Rp. 2 Triliyun) dan capaian PAD Tahun 2019 (2,4 Triliyun),” jelas Rahmat.

Lanjutnya, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) menunjukan trend kenaikan (positif) dari 81,04 menjadi 81,59 di tahun 2019, dan Evaluasi SAKIP dari Kementerian PAN RB mendapatkan nilai B, (meningkat dari hasil evaluasi tahun lalu 63,49 menjadi 66,29 di tahun 2019).

Lalu, kata Rahmat, pada Bidang kesehatan, derajat kesehatan masyarakat meningkatkan, salah satunya ialah peningkatan layanan gizi yang dapat terlihat dari menurunnya angka gizi buruk dari 4,11% menjadi 3,81% di tahun 2019.

“Fasilitas pelayanan kesehatan juga meningkat, seperti 5 unit puskesmas yang telah memiliki tempat perawatan, pelayanan obstetri, dan neonatal emergency dasar,” jelasnya.

Pada HUT Kota Bekasi ke-23, akan di operasionalkan beberapa fasilitas publik yang diharapkan menunjang pelayanan warga, antara lain sekolah disabilitas terpadu, Puskesmas Kecamatan Bantar gebang, Kantor Kelurahan Harapan Baru, Kantor Kelurahan Kayuringin Jaya, Rumah Singgah Terpadu, dan Stadion Mini Sumur Batu. (adv)

(son)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed