BEKASI – DPRD Kota Bekasi menggelar rapat pembahasan rancangan KUA – PPAS (Kebijakan Umum APBD – Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara) TA 2022 di ruang rapat paripurna DPRD (6/9). Kegiatan dihadiri 48 peserta dari eksekutif maupun legislatif.
Seperti diketahui, pembahasan dan kajian KUA – PPAS merupakan kebutuhan strategis perangkat daerah yang akan menjadi anggaran belanja dalam penyusunan APBD. KUA merupakan strategi pencapaian yang memuat langkah-langkah konkrit dalam pencapaian target kondisi ekonomi makro daerah, penyusunan APBD, serta kebijakan pendapatan dan belanja daerah. Sementara, PPAS menentukan prioritas program, kegiatan, dan sub kegiatan untuk masing-masing urusan dan sebagai plafon anggaran sementara.
Apa saja hasil rapat kerja tersebut? Berikut penjabarannya.
Komisi II merekomendasi beberapa hal, yaitu tentang pengendalian sampah, penanganan banjir, penertiban perparkiran, kunjungan objek wisata program perikanan, peningkatan mutu dan keamanan pangan untuk melindungi masyarakat atas resiko gangguan kesehatan, peningkatan program transportasi umum terpadu, peningkatan puskesmas menjadi PONED (Pelayanan Obsterti Neonatal Emergency Dasar), peningkatan jumlah dan kapasitas SDM pengelola IT Bappelitbangda, dan pembuatan master plan system drainase sesuai amanat Perda No. 6 Tahun 2020.
Komisi III merekomendasi beberapa hal, yaitu program intensifikasi – ekstensifikasi pajak dan retribusi, program pembangunan infrastruktur dan SDM, pengoptimalkan koordinasi lintas OPD, pengoptimalkan kualitas pengawasan, penguatan peran dinas koperasi dan UKM.
Komisi IV merekomendasi beberapa hal, yaitu pengalokasian anggaran BOSDA, pengalokasian anggaran pada Puskesmas dan Rumah Sakit tipe D, pengadaan ambulance, penyediaan anggaran program BPJS PBI APBD, penanggulangan kemiskinan, penyelarasan data masyarakat melalui Dinas Sosial dan Disdukcapil, pengadaan BLK, penataan stadion mini dan sarpras cabor, penganggaran pembinaan sanggar budaya, pengadaan buku literasi, penganggaran alat dan perlengkapan bencana, dan melakukan digitalisasi arsip. (adv)
/sim












Komentar