oleh

Diskusi Kesehatan Gratis, Walikota Bekasi Kunjungi Bupati Lahat

BEKASI – Walikota Rahmat Effendi disambut hangat oleh Bupati Lahat Cik Ujang. Pertemuan untuk berdiskusi tentang layanan kesehatan gratis terkait Peraturan Presiden No. 75 Tahun 2019.

Kedatangan Walikota Bekasi bersama Kepala Inspektur Widodo, Kepala Dinas Kesehatan Tanti Rohilawati, dan Direktur Utama RSUD Kusnanto Saidi.

“Kedatangan kami untuk menambah wawasan dan bertukar pikiran terkait program layanan kesehatan,” jelas Rahmat Effendi (13/3).

Cik Ujang juga menyampaikan rasa terima kasih kepada walikota bekasi beserta rombongan atas kedatangannya. “Terima kasih pak wali dan rombongan, akhirnya kita bisa bersilahturahmi disini, selamat datang,” ucap Cik Ujang.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi

Diketahui, kebijakan berobat gratis setelah ada titik temu antara Pemerintah Kabupaten Lahat dengan BPJS terkait Alokasi Anggaran yang Tidak Mencukupi, maka Pemerintah Kabupaten Lahat memutus kerjasama dengan BPJS sejak 1 Januari 2020 dan mengelola dana kesehatan secara mandiri.

Warga lahat dapat berobat gratis di beberapa rumah sakit di sumatera selatan yang kini telah terjalin kerjasama.

“Tidak perlu repot-repot, warga cukup membawa KTP dan KK ketika berobat di rumah sakit rujukan dari puskesmas setempat, dan rumah sakit dapat mengklaim langsung biaya pengobatan ke pemerintah kabupaten lahat,” jelas Cik Ujang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Ponco Wibowo memaparkan bahwa dari data Dinas Kesehatan Lahat setidaknya pada tahun 2018 ada 168.385 jiwa terdaftar di BPJS Kesehatan. Tahun 2019 jumlah tersebut meningkat 200.000 jiwa dengan biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp 49 miliar.

Angka tersebut, lanjut Ponco, bisa saja meningkat jika dengan program berobat gratis BPJS Kesehatan. Maka bagi warga lahat yang sakit dan berobat dipastikan akan ditanggung pemerintah kabupaten lahat.

“Sekarang, pakai KTP dan KK yang kita bayar. Jadi selama ini warga sakit atau tidak kita harus bayar iuran, tentu lebih baik uang tersebut kita gunakan untuk keperluan lain masyarakat,” ujar Ponco.

Untuk memudahkan warga, pemerintah kabupaten lahat juga menjalin kesepakatan dengan beberapa rumah sakit, baik RSUD Lahat, RSMH Palembang, RSU Muhammad Husein, RSU Siti Fatimah, dan rumah sakit lain di Palembang yang bisa dijadikan rujukan. (adv)

(Heri / Hum)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed