BEKASI – Tepat setahun kepemimpinan, Walikota Rahmat Effendi dan Wakil Walikota Tri Adhianto melaksanakan acara tasyakuran di halaman Plaza Pemerintah Kota Bekasi (23/9).
Hadir tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, LSM, unsur FKRW, dan para unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.
Rahmat Effendi katakan pada tahun 2018 APBD Kota Bekasi terjadi turbulensi yang tinggi karena tidak adanya pengendalian dan evaluasi yang terstruktur, sehingga terjadi proses tunda bayar.
Untuk mencegah hal itu agar tidak terulang lagi, dirinya membuat simplikasi perizinan, peningkatan kinerja, peraturan perencanaan dan penganggaran, evaluasi kegiatan, proses PBJ, dan pendampingan terhadap para perangkat daerah.
Rahmat Effendi katakan, selama setahun kepemimpinannya, dia berusaha keras mengoptimalkan target pemasukan PAD dan merasionalisasi belanja, sehingga proses tunda bayar dapat terealisasikan di Tahun 2019.
Rahmat Effendi katakan di kepemimpinan nya saat ini, dirinya terapkan konsep kerja Think Out of The Box dan tetap komitmen untuk membuat warga Kota Bekasi merasakan hasil dari pembayaran pajak.
(Heri Mamesah)












Komentar