BEKASI – Memperingati HUT Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) ke-59, Walikota Bekasi Rahmat Effendi pimpin apel di Kantor Pertanahan BPN Kota Bekasi (24/9).
Hadir Kepala BPN Deni Ahmad Hidayat, Ketua IPPAT Ade Ardiansyah, Kepala BPKAD Supandi Budiman, dan beserta para Camat se Kota Bekasi.
HUT HANTARU ke-59 ini mengusung tema “Menuju Penataan Ruang dan Pelayanan Pertanahan yang Berkepastian Hukum dan Mordern”. Tema tersebut diusung oleh Menteri ATR/BPN RI Sofyan Abdul Jalil.
Dalam pidatonya, Rahmat Effendi katakan masih banyak warga yang mengeluh susahnya mengurus tanah. Oleh karena itu, dirinya membuat konsep jemput bola dari rumah ke rumah untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan PTSL (Pelayanan Tanah Sistematis Lengkap) yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.
Lanjutnya, Rahmat katakan warga tidak perlu repot datang dan mengantri di kantor BPN untuk mengurus tanah. Hal tersebut karena Kantor BPN telah menggagas sistem transformasi digital sehingga menjadi lebih efisien, transparan, dan cepat.
“Dengan digitalisasi, arsip menjadi aman, dan ini pelopor berstandar dunia,” ucap Rahmat.
Rahmat Effendi mengucapkan terima kasih atas atensi yang luar biasa dalam peningkatan status kepemilikan aset daerah sejak pemekaran Kabupaten menjadi Kota.
“Ini baru Kepala BPN yang luar biasa, ada 2600 bidang yang harus diselesaikan, sungguh menjadi apresiasi bagi Pemerintah Kota Bekasi,” ucapnya.
(Heri Mamesah)












Komentar