BEKASI – Pekerjaan Proyek Rehabilitasi Jembatan Nol Rawalumbu Bekasi senilai Rp 1,8 miliar oleh PT HAFUZA HAZRINA NUSANTARA berpotensi GAGAL KONSTRUKSI.
Hasil investigasi terungkap PT HAFUZA HAZRINA NUSANTARA diduga tidak memiliki Tenaga Ahli Konstruksi Spesialis Jembatan dan Ahli K3 Konstruksi sebagaimana diwajibkan di syarat kualifikasi tender.
Pekerja mengatakan DINAS TAU.
“Dinas tau kok, dari awal proyek ini juga gak ada tenaga ahlinya, disitu ada orang dinas lagi sama pelaksana namanya RAHMAN, silahkan ditanya aja,” ujar pekerja.
Kami pun menelusuri orang dinas dan pelaksana untuk wawancara, namun mereka KABUR.
Apa kata DBMSDA Bekasi?
Kepala DBMSDA Aceng Solahudin, dan Sekretaris Dinas Idi Sutanto saat dikonfirmasi (12/8/2025), Membenarkan dan Tidak Membantah.
Jurnalis : SB












Komentar