BEKASI – Wakil Ketua DPRD Kab Bekasi, Soleman SE apresiasi kinerja Pemerintah dalam menormalisasi sungai dan saluran air sebagai tanggap bencana kekeringan yang melanda beberapa kecamatan.
“Menormalisasi sungai dan saluran air adalah langkah yang baik untuk menyuplai air ke lahan pertanian,” ujar Soleman (1/9/2024).
Soleman berharap kekeringan segera teratasi. Untuk itu, dirinya minta agar sinergi dan kerjasama antar OPD dalam mengatasi bencana kekeringan ini harus kuat.
“Saya berharap kekeringan ini segera teratasi,” ujarnya.
Seperti diketahui, dalam upaya penanganan bencana kekeringan yang meluas, Pemkab Bekasi meningkatkan status dari Siaga Darurat Bencana Kekeringan menjadi Tanggap Darurat Bencana Kekeringan.
Baca juga : Wakil Ketua DPRD Bekasi Mohamad Nuh Minta Dinas LH Serius Atasi Pencemaran Lingkungan
Hal itu disampaikan Pj Bupati Dedy Supriyadi dalam rapat kerja di Aula KH. Ma’mun Nawawi, Gedung Bupati, Pemkab Bekasi, pada Kamis (29/08/2024).
Peningkatan status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan juga ditindaklanjuti aksi penanganan dengan menurunkan alat berat guna menormalisasi sungai dan saluran air agar memperlancar air ke lahan pertanian.
Informasi BPBD, hasil pendataan terbaru sedikitnya ada 5 kecamatan dengan total 9 desa terdampak kekeringan. Yaitu Kecamatan Bojongmangu, Sukawangi, Cabangbungin, dan Muaragembong
Bantuan air bersih juga sudah di distribusikan sebanyak 120.000 liter untuk warga yang terdampak kekeringan. (adv)
Jurnalis : Budi












Komentar