oleh

Dinas Sosial Kota Bekasi Targetkan Bantuan Sosial Merata

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Sosial memastikan Bansos (Bantuan Sosial) dari Pemerintah Kota, Provinsi, dan Pusat dibagikan secara merata untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.

Kepala Dinas Sosial, Ahmad Yani mengatakan akan memantau distribusi bansos dari Pemerintah Kota dan Provinsi yang saat ini sudah disalurkan. Dirinya juga katakan masih menunggu bantuan dari Pemerintah Pusat.

“Saat ini kami sedang menunggu bantuan dari pemerintah pusat, warga baru menerima bantuan dari provinsi dan pemerintah kota,” kata Ahmad Yani, selasa (5/5).

Saat ini, katanya, berdasarkan laporan yang disampaikan dari tingkat RT/RW, ada beberapa penerima manfaat memang sudah pindah domisili tanpa melaporkan ke Pemerintah Kota.

Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Ahmad Yani.

Lanjutnya, guna mendorong pemerataan bantuan, dirinya juga memastikan kepada RT/RW untuk mendata warganya yang tidak mampu dan yang belum menerima bantuan, mulai dari pendaftaran secara mandiri hingga melalui website resmi.

“Jika sudah terdata bisa langsung dikirim ke kelurahan, dan nanti akan disampaikan ke Dinas Sosial. Pokoknya semua warga yang terdampak Covid-19 dan warga miskin mendapat bantuan sosial,” ujarnya.

Ahmad Yani katakan bahwa data penerima bantuan akan dilakukan verifikasi ulang sehingga bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Untuk bantuan dari Pemerintah Kota yang sudah diterima warga mencapai 100.000 lebih, bantuan dari Provinsi mencapai 7.000, sekarang yang dari pusat belum,” katanya.

Meski demikian, katanya, bantuan dari Pemerintah Kota yang sebelumnya disiapkan untuk 150.000 warga Non DTKS diprediksi bakal ada penambahan, menyusul masih adanya pengajuan hingga akhir April 2020 kemarin.

Ahmad Yani jelaskan, jumlah bantuan dari Provinsi sebanyak 27.000 warga DTKS atau PKH murni. Sementara, dari Pemerintah Pusat sebanyak 94.000 warga. Jika digabungkan dengan DTKS dan Non DTKS mencapai 200.000 warga.

“Namun hingga saat ini data masih terus divalidasi,” katanya.

Ahmad Yani menghimbau agar warga yang sudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota untuk tidak mengambil lagi bantuan dari Provinsi dan Pusat. Sejauh ini, pihaknya belum menemukan ada bantuan double diterima warga.

“Saya berharap warga yang belum mendapatkan bantuan tetap bersabar, jiika benar belum kebagian bisa mengusulkan ke RT/RW, dan saya telah minta kelurahan untuk tidak boleh menolak pengajuan dari warga, saya akan pantau terus bansos ini,” tutupnya.

(Sim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed