oleh

Ridwan Kamil minta Penyaluran Bansos di Kota Bekasi Gunakan Ojol

BEKASI – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau Kota Bekasi terkait pengiriman bantuan sembako dari jawa barat untuk dibagikan kepada keluarga tidak mampu di Kota Bekasi akibat dampak wabah Covid-19.

“Kota Bekasi prioritas nomor satu, hari ini kami kirimkan bantuan sembako sebagai subsidi untuk keluarga tidak mampu,” jelas Ridwan Kamil melalui rilis Humas Kota Bekasi (17/4).

Untuk menghindari antrian warga berkumpul, Ridwan Kamil katakan agar Pemerintah kota Bekasi bekerja sama dengan Ojek Online dalam Pendistribusian.

“Bantuan ini kan jumlahnya sangat besar, jadi bekerja sama dengan ojek online agar pengemudi ojek online juga mendapatkan penghasilan dari hasil pengiriman,” kata Ridwan Kamil.

Terkait pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), Ridwan Kamil katakan kepada Walikota Bekasi Rahmat Effendi untuk tegas dalam penegakkan Gugus Tugas Covid-19.

“Jika perlu terapkan tilang,” kata Ridwan Kamil.

Tak hanya itu, Ridwan juga katakan bahwa penerapan PSBB juga harus dibarengi Rapid Test secara Masif. Dirinya akan memberikan penambahan bantuan Alat Swab dan Rapid Test.

“Percuma PSBB kalau tidak dibarengi Rapid Test secara Masif, teorinya kan 0.6 persen dari 1 juta, jadi kalau penduduk Kota Bekasi 2.4 juta maka 15 ribu harus diselesaikan,” kata Ridwan Kamil.

Rahmat Effendi sampaikan bahwa Kota Bekasi telah melaksanakan Rapid Test secara acak sampai ke wilayah RT/RW hingga terlihat peningkatan data pasien Covid-19 yang luar biasa. Bahkan menurutnya, beberapa kecamatan yang tidak terdampak kini telah menjadi zona merah semua.

Rahmat Effendi sampaikan, pemberlakuan PSBB di Kota Bekasi masih belum dijalankan dengan baik oleh masyarakat, hal itu dikatakan karena masih terlihat aktifitas yang besar dijalan-jalan.

Rahmat Effendi juga katakan telah bersurat kepada Kepala Daerah DKI Jakarta, Bogor, Depok, dan Kabupaten Bekasi untuk turut serta menjaga wilayahnya masing-masing.

Update data corona.bekasikota.go.id per tanggal 17 April diketahui 119 orang positif Covid-19, 711 orang ODP, dan 365 orang PDP.

(Heri / Hum)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed