oleh

Kepala Bea Cukai Jawa Barat Diperiksa Kejakgung Terkait Kasus Impor Emas

JAKARTA – Kepala Kantor Bea Cukai Jawa Barat, Finari Manan, diperiksa Kejaksaan Agung terkait kasus korupsi impor emas. Hal itu ditegaskan Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana.

“Saksi yang diperiksa FM selaku Kepala Kantor Bea Cukai Tipe C Bandara Soekarno Hatta,” kata Ketut, Senin (5/6/2023).

Selain memeriksa Finari Manan, penyidik Kejagung juga memeriksa Kepala Sub Direktorat Klasifikasi Barang di Direktorat Teknis Kepabeanan Bea Cukai.

Sementara, dari pihak swasta yang diperiksa adalah EP karyawan PT Viola Davina, dan VG selaku Direktur PT Maha Karya Baru.

Ketut katakan, VG merangkap sebagai reseller PT Aneka Tambang (Antam). Namun tak disebutkan, apakah dia menjadi reseller secara resmi dari perusahaannya atau secara personal.

“VG selaku reseller PT Antam dan Direktur PT Maha Karya Baru,” kata Ketut.

Ketut menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas tahun 2010 sampai 2022.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menggali keterangan terkait korupsi impor emas dari EDN selaku Kepala Seksi Penyidikan dan Barang Hasil Penyidikan di Direktorat Jenderal Bea Cukai pada Jumat (19/5).

Di hari yang sama, diperiksa juga 2 PNS Bea Cukai Kemenkeu, yaitu MAD dan FI.

Kemudian Senin (29/5), Kejaksaan Agung memeriksa AM selaku Kepala Seksi Intelijen I Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe C Soekarno Hatta, dan memeriksa 3 PNS Bea Cukai Tipe C Soekarno Hatta, yaitu MGA, LB, dan AADY.

Lalu Rabu (31/5), Kejaksaan Agung memeriksa Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Kemenkeu, Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta, dan memeriksa mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Budi Iswantoro.

Sebagai informasi, Finari Manan menjabat Kepala Bea Cukai Soekarno Hatta 2019 hingga Februari 2023. Kariernya moncer hingga meraih jabatan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Bea Cukai Jawa Barat.

Dugaan korupsi impor emas lewat Bandara Soekarno Hatta ini diselidiki Kejaksaan Agung setelah diungkap Menko Polhukan Mahfud MD pada Maret 2023.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed