BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan 10 tahun kedepan Majalengka diproyeksikan menjadi wajah Jawa Barat sebagai pusat perekonomian.
“Antara 10 – 20 tahun kedepan, Majalengka akan menjadi wajah Jawa Barat karena pengembangan kawasan industri Metropolitan Rebana,” kata Kamil, Kamis (8/6).
Kamil ungkapkan, pertumbuhan ekonomi Majalengka saat ini mulai menggeliat, hal itu disebabkan karena telah beroperasinya Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).
“Cisumdawu sudah bisa beroperasi penuh, maka dari Bandung ke Majalengka bisa ditempuh kurang lebih satu jam, dan ini akan membawa dampak ekonomi yang luar biasa sehingga banyak orang akan datang berwisata ke Majalengka,” ungkap Kamil.
Lanjutnya, Pemprov Jabar saat ini sedang menyiapkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Majalengka, yaitu Aerocity. Untuk itu, BIJB (Bandara Internasional Jawa Barat) Kertajati pun diprediksi akan sibuk setelah Tol Cisumdawu beroperasi.
Kamil katakan, pertumbuhan ekonomi di Aerocity akan membawa transaksi ekonomi hingga triliunan rupiah. Dirinya berkomitmen juga bahwa tenaga kerja yang akan diserap di Aerocity diprioritaskan warga Majalengka.
“Saya sudah perintahkan bupati majalengka, bahwa mayoritas pekerja yang ada di sana (Aerocity) harus warga Majalengka,” katanya.
Selain itu, katanya, pembangunan kereta cepat tahap dua dengan rute akhir Surabaya diproyeksikan akan melintasi kawasan Majalengka, tepatnya di Bandara Kertajati.












Komentar