oleh

Atasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSUD Kab Bekasi Terapkan Skema Triase IGD

BEKASI – RSUD Kabupaten Bekasi menerapkan skema Triase IGD untuk mengatasi lonjakan pasien Covid-19.

Skema Triase IGD adalah proses penentuan pasien yang diprioritaskan untuk mendapatkan penanganan di IGD (Instalasi Gawat Darurat).

Direktur Utama RSUD Kabupaten Bekasi, Sumarti mengatakan kondisi IGD RSUD saat ini sudah terbuka untuk pasien Covid dan Non Covid.

Saat ini, RSUD membagi IGD menjadi 2 bagian, yakni Covid dan Non Covid, maka dilakukan skema Triase IGD untuk menentukan tingkat kegawatan pasien dan apakah pasien Non Covid / Susp / Probable / Confirm Covid.

Bila non covid masuk IGD, bila covid masuk tenda BNPB atau ruang isolasi IGD, jadi kami identifikasi penyakit pasien sebelum pasien menerima perawatan lebih lanjut.

Penerapan Skema Triase IGD ini sangat penting untuk menentukan langkah lebih lanjut terhadap penanganan pasien Covid dan Non Covid.

Saat ini banyak pasien yang dirawat di tenda darurat mengingat jumlah pasien sudah melebihi kapasitas ruang perawatan. Untuk itu, RSUD juga menerapkan skema Mobil Triase.

Pasien yang datang agar tetap di mobil atau ambulans, kemudian petugas kesehatan akan langsung memeriksa kondisi pasien sebelum memasuki fasilitas kesehatan.

Selanjutnya, dari hasil pemeriksaan, RSUD akan mengutamakan pasien yang benar-benar harus mendapatkan perawatan di IGD.

Pasien yang bergejala ringan akan dibekali vitamin dan diminta untuk isolasi mandiri, sementara pasien yang kondisi sedang hingga berat akan di rawat di RSUD Kabupaten Bekasi.

Diketahui, RSUD Kabupaten Bekasi saat ini memiliki 240 tempat tidur isolasi pasien Covid-19, dari jumlah tersebut 16 diantaranya dikhususkan bagi pasien yang memiliki riwayat penyakit kritis. (adv)

/budi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed