oleh

Cegah Corona, Kota Bekasi Terapkan Pasar Online

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi rancang sistem pasar tradisional menjadi pasar online untuk pembelian barang kebutuhan pokok masyarakat. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Humas Kota Bekasi, Sajekti Rubiah (8/4).

Menurut Sajekti, hal tersebut sebagai upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, serta menjaga warganya agar tetap aman dirumah dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Kita manfaatkan belanja di pasar tradisional secara online untuk menghindari kerumunan,” ujar Sajekti Rubiah.

Caranya, kata Sajekti, konsumen tinggal pesan melalui WhatsApp pedagang. Selanjutnya, pedagang akan siapkan barang pesanan dan diantar melalui kurir/ojek ke alamat konsumen. Pembayaran dilakukan setelah konsumen menerima barang pesanan.

“Contohnya, konsumen bisa memilih pasar wisma asri bekasi utara, sesudah itu nanti ada daftar pedagang-pedagang beserta nomor teleponnya,” jelasnya.

Selanjutnya, masyarakat tinggal menghubungi dan melakukan negosiasi tawar menawar dengan masing-masing pedagang. Setelah sudah sepakat, maka barang pesanan akan diantar oleh ojek online.

“Bisa juga langsung telepon pedagangnya, lalu beli, nanti akan dikirim menggunakan jasa pengantar ojek online,” jelasnya.

Sajekti katakan, untuk mewujudkan cara itu, Pemerintah Kota Bekasi sudah bekerja sama dengan 11 pasar di Kota Bekasi.

Berikut daftar 11 Pasar Tradisional Online yang menyediakan 9 bahan kebutuhan pokok :

  1. Pasar Kranji Baru.
  2. Pasar Harapan Jaya.
  3. Pasar Bantar Gebang.
  4. Pasar Jatiasih.
  5. Pasar Bintara.
  6. Pasar Wisma Asri.
  7. Pasar Atrium Pondok Gede.
  8. Pasar Baru Bekasi.
  9. Pasar Teluk Buyung.
  10. Pasar Kranggan.
  11. Pasar Family Mart.

Sajekti berharap program pasar online ini berjalan dengan lancar serta diterima masyarakat guna memberi kemudahan untuk memenuhi kebutuhan dirumah ditengah wabah virus corona. (adv)

(Heri / Hum)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed