BEKASI – Ketua Karang Taruna Bekasi Utara, Heri Maulana alias Cemong meminta maaf kepada seluruh rekan-rekan wartawan se-Kota Bekasi.
Permintaan maaf itu didasari lantaran dirinya melakukan pelecehan dan intimidasi kepada seorang wartawan bernama Ahmad Fairuz alias Pay, yang sedang bertugas melakukan kegiatan jurnalistik.
“Saya minta maaf sebesar-besarnya atas sikap dan perbuatan saya, dan saya berjanji tidak akan mengulangi lagi,” ucap heri di kantor PWI Kota Bekasi (12/09).
Permintaan maaf itu juga dituangkan dalam surat pernyataan tertulis lengkap dan ditanda-tangani diatas materai.
Kejadian tersebut bermula ketika Pay mendatangi rumah Cemong untuk melakukan konfirmasi pembongkaran bangunan liar di Harapan Baru.
Dirumahnya, Cemong diduga melakukan pelecehan dan intimidasi kepada Pay. Merasa tak tahan, Pay lantas pergi meninggalkan rumah Cemong.
(Heri Mamesah)












Komentar