oleh

Walikota Bekasi sambut Ridwan Kamil di Groundbreaking Penataan Kalimalang

BEKASI – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hadiri acara Groundbreaking atau peletakan batu pertama pada proyek Penataan Sungai Kalimalang, di Kota Bekasi (25/9).

Kedatangan Ridwan Kamil disambut Walikota Bekasi Rahmat Effendi beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Rahmat Effendi katakan bahwa dirinya sangat setuju dengan proyek revitalisasi dan penataan sungai kalimalang yang digagas Ridwan Kamil.

“Dengan gagasan ini, kalimalang akan menjadi tempat wisata dan menimbulkan kesan yang indah,” ujar Walikota Bekasi.

Menurutnya, penataan kalimalang dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap fungsi dan kelestarian sungai.

“Saya berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah di sungai kalimalang,” ucapnya.

Ridwan Kamil katakan bahwa dirinya akan memaksimalkan potensi revitalisasi dan penataan sungai kalimalang.

“Kota bekasi kan bagian dari jawa barat, saya ingin setiap orang yang datang ke kota bekasi punya kesan,” ucapnya.

Ridwan katakan bahwa Jawa Barat adalah daerah jalur hidrologi terbesar di Indonesia karena berlimpah sungai, danau, waduk, situ, dan saluran multifungsi.

Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, Linda Al Amin mengatakan pengembangan destinasi wisata air ini akan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Bekasi.

“Masyarakat akhirnya memiliki sempadan sungai sebagai ruang publik di tengah kota yang tertata dan terpelihara dengan baik,” ujar Linda.

Desain Revitalisasi Sungai Kalimalang

Linda katakan, proyek revitalisasi dan penataan sungai kalimalang ini dilakukan pada 2019 dan 2020.

2019, penataan fokus pada pembangunan luar badan air, meliputi taman seni, taman timur, dan promenade sejarah.

2020, dibangun zona bermain anak, kolam dangkal anak, ruang ngariung, taman flora musiman, tanggul penahanan tanah, jalan inspeksi, taman lampu, dan jembatan penyebrangan.

Anggaran revitalisasi memakai APBD 2019 dan RAPBD 2020. Yaitu sebesar Rp 4,6 miliar untuk penataan sempadan sisi utara sungai kalimalang, dan sebesar Rp 26 miliar untuk penataan sempadan sisi selatan sungai kalimalang.

(Heri Mamesah)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed