BEKASI – Dinas Perhubungan Kota Bekasi terapkan manajemen rekayasa Lalu Lintas (Lalin) di Simpang Jalan Baru Underpass Bekasi Timur. Rekayasa Lalin dilakukan mengingat pekerjaan ruas jalan baru underpass sisi barat sudah rampung (16/6).
Dari pantauan Opini Rakyat, lalu lintas sudah mulai bergerak sesuai manajemen rekayasa lalin yang diterapkan Dinas Perhubungan. Perubahan signifikan dari yang sebelumnya terlihat pada simpang jalan baru underpass.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan, Teguh Indrianto mengatakan rekayasa lalin dilakukan dari underpass (RS. Bella) ke arah Ganda Agung melintas disisi jalan baru.
“Titik awal dari underpass menuju ganda agung, lalu masuk ke jalan baru sisi barat tepat di jembatan emerald. Sementara, kendaraan dari arah RS. Bella menuju ganda agung berhenti di simpang jalan baru underpass di jembatan dekat perumahan irigasi Danita,” kata Teguh.
Lanjut Teguh, untuk kendaraan dari RS. Bella menuju jalan Mekar Sari dapat mengambil kiri langsung tanpa mengikuti isyarat lampu.
Namun, kata Teguh, untuk kendaraan dari arah jalan M. Yasin (Wisma Jaya) ke arah Mekar Sari dilarang lurus Ketika tiba di simpang jalan baru underpass, mereka diarahkan belok kiri langsung dan berputar di jembatan Rusunawa.
“Putar balik juga berlaku juga untuk kendaraan dari arah ganda agung menuju mekar sari, yang semula dapat belok kanan, kini diarahkan lurus dan berputar di jembatan rusunawa,” terang Teguh.
Sementara, arus kendaraan dari arah jalan Mekar Sari ke arah jalan M. Yasin dan jalan baru Underpass (RS. Bella) tidak ada perubahan.
Rekayasa lalu lintas ini, kata Teguh, akan terus dievaluasi setiap harinya. Petugas Dinas Perhubungan dan Kepolisian akan berjaga selama lebih satu minggu.
“Karena manajemen lalin ini baru diterapkan jadi petugas akan mengatur setiap harinya, nanti juga masyarakat akan terbiasa,” tutupnya. (adv)
(Zal)












Komentar