oleh

Komisi II DPRD Bekasi Gelar Rapat Ketersediaan Stok Pangan

BEKASI – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, H. Sunandar SE menggelar rapat realisasi anggaran Triwulan Kedua mengenai ketersediaan dan kestabilan stok pangan, pada Jumat (6/6/2022).

“Iya, tentunya kita harus mengetahui mulai dari ketersediaan, kestabilan, dan keamanan stok pangan di kabupaten bekasi. Misalnya pada stok beras, bilamana ada bencana banjir yang mengakibatkan gagal panen, tentu kita harus punya ketersediaan stok di bidang pertahanan pangan, seperti itu,” ujar Sunandar.

Selain itu, dirinya juga meminta dinas untuk mengadakan pemeriksaan sampling bahan sayuran di pasar tradisional dan modern guna memastikan apakah ada bahan / kandungan kimia atau pestisida pada pangan tersebut.

Untuk memastikan pangan terbebas dari zat kimia, dirinya mengusulkan agar dibuatkan tempat pemeriksaan bahan makanan di setiap perbatasan, langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi agar bahan makanan yang masuk ke wilayah kabupaten bekasi aman, layak, dan terbebas dari zat kimia.

“Tentu kita harus sediakan sarana dan prasarana untuk pengecekan, terutama yang memang sentral di Pasar Induk Cibitung, untuk itu juga kita harus mengetahui apakah dinas membutuhkan dukungan anggaran atau sudah cukup?,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kuswaya mengatakan stok pangan di Kabupaten Bekasi sejauh ini dipastikan aman. “Kami tentu melakukan cek berkala ke pasar tradisional dan supermarket secara acak / random,” katanya.

Mengenai usulan tempat pemeriksaan di perbatasan, Kuswaya katakan sarana dan prasarana tentu dibutuhkan seperti membuat gudang atau tempat penampung. Hal itu, katanya, khusus distributor atau milik swasta sudah menjadi keharusan memiliki gudang, dan sejauh ini pihaknya (dinas) masih melakukan pendataan.

Mengenai usulan tempat pemeriksaan di sentral pasar induk, Kuswaya katakan menjadi masukan dan pertimbangan. /adv

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed