BEKASI – Untuk mendukung publikasi, Pemerintah Kota Bekasi melalui Diskominfostandi resmi merilis logo HUT Kota Bekasi ke-23, di Press Room Pemerintah Kota Bekasi (17/2).
Sebelumnya, pemerintah membuka perlombaan desain logo HUT Kota Bekasi ke-23 dengan tema “Tersedianya Sarana dan Prasarana yang Memadai Menuju Masyarakat yang Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera, dan Ihsan di Kota Bekasi”. Lomba dimulai pada tanggal 1 s.d 14 Februari 2020. Lomba tercatat diikuti 180 peserta, dengan total hasil karya mencapai 390 desain logo.
Hasil karya desain Zulkifli dari Riau, terpilih sebagai logo resmi HUT Kota Bekasi ke-23. Logo tersebut dapat dipergunakan untuk keperluan publikasi Pemerintah Kota Bekasi hingga satu tahun kedepan.

Ketua Tim Juri, Harun Al Rasyid mengatakan bahwa pihaknya memberikan penilaian lomba logo HUT Kota Bekasi ke-23, bersama dengan dua juri lainnya yakni Tommy Sastroatmodjo, dan Rizki Trestianto.
“Menurut tim juri, karya Zulkifli ini terpilih dan memenuhi unsur penilaian,” ucap Harun saat konferensi pers di Press Room Kantor Walikota Bekasi (17/2).
Lanjutnya, Harun menyebutkan ada 5 kriteria unsur dalam perlombaan, seperti orisinalitas karya, relevansi logo dengan tema, estetika dengan pengaplikasian logo, dan berbagai platform media publikasi.
“Dari kriteria itu, kami memilih 30 karya dari ratusan desain yang masuk, kemudian mengerucut 5 buah, lalu 3 buah, dan terpilih 1 untuk dijadikan logo resmi HUT Kota Bekasi ke-23,” kata Harun.
Berikut ini beberapa uraian komponen dalam desain logo menurut juri.
Tugu Patriot dengan bambu runcing berujung lima yang berdiri tegak dan pilar batas wilayah, melambangkan bahwa Kota Bekasi adalah Kota Patriot, serta awan abu-abu melambangkan bahwa Kota Bekasi adalah kota yang bersejarah.
Angka 23, dengan bentuk ulir menuju keatas merepresentasikan tema HUT Kota Bekasi ke-23 bahwa Kota Bekasi sebagai kota yang maju dan selalu mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan.
Warna Gradasi Merah dan Kuning, melambangkan energy, semangat, keberanian, keharmonisan, serta kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi.
Warna Biru dan Ungu, melambangkan ketenangan, keceriaan, kenyamanan, kepuasan wawasan, dan kreatifitas masyarakat Kota Bekasi dalam kehidupan sosialnya. Sedangkan warna hijau melambangkan kesuburan dan ketenangan Kota Bekasi yang selalu tumbuh menjadi kota yang maju.
Dalam logo yang terpilih terdapat 5 ikon Infrastruktur Kota Bekasi yang dicantumkan, yaitu Tugu Patriot sebagai lambang kota yang punya sejarah perjuangan para patriot, serta rumah ibadah yang merepresentasikan bahwa Kota Bekasi menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk menjadi kota yang sejahtera dan ihsan dalam keberagamannya.
Terakhir, bentuk ombak melambangkan bahwa Kota Bekasi sangat memperhatikan kesejahteraan masyarakat dalam berkehidupan sosial.
Diketahui, Kota Bekasi akan berulang tahun ke-23 pada 10 Maret 2020, terhitung sejak 23 tahun lalu, tepatnya tanggal 10 maret 1997. Kota Bekasi berpisah dari Kabupaten Bekasi dan menjadi pemerintah otonom tersendiri. (adv)
(Heri / Hum)












Komentar